Tampilkan postingan dengan label lebih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lebih. Tampilkan semua postingan
Kamis, 27 Februari 2014
Remaja Amerika Lebih Rela Hilang Kereta Daripada Kehilangan iPhone!
Gadget kini dianggap lebih menarik dibanding dengan kereta bagi remaja Amerika. Ketika disuruh memilih antara iPhone atau sebuah kereta, maka iPhone yang akan dipilih.

"Aku sentiasa duduk di rumah kecuali untuk latihan bola sepak, dan kemudian ibu atau ayah yang memandu," kata gadis 16 tahun bernama Allison Katz seperti dilapor Detroit News.
Pergeseran budaya di kalangan remaja ini merupakan tinjauan dari teknologi yang membuat remaja berhubung antara satu sama lain dan hal-hal lain tanpa perlu masuk ke kereta.
Bagi remaja terdahulu, memandu adalah bentuk kebebasan kerana boleh pergi ke mana saja dan melaku apa yang di mahukan serta bertemu dengan orang yang dikehendaki. Namun internet telah membuat hal itu tidak perlu dilakukan dengan keluar rumah. Di bilik pun boleh.
"Internet telah membuat kebebasan datang dengan antiklimaks," kata perunding trend marketing dan marketing syarikat perisian HubSpot Lindsey Kirchoff.
Kurangnya minat generasi muda dalam memandu ini akan memberi kesan jangka panjang yang serius untuk jualan automotif di masa depan.
Hal itu memang serius. Sebab, menurut data CNW Research, pemandu berusia 15-20 tahun pada tahun 1985 di Amerika telah menyumbang 3.4 peratus daripada jumlah jualan kereta baru atau kira-kira 500,000 kenderaan. Kini angka itu turun. Pada tahun lalu hanya 2 peratus yang disumbangkan remaja dalam jualan keseluruhan di Amerika atau 300,000 kenderaan.
Dahulu status sosial dilihat dari kereta apa yang digunakan, kini status itu sudah beralih. Bukan lagi membicarakan berapa horsepower yang dimiliki sebuah kereta, tapi berapa gigabite yang dimiliki sebuah alat iPad terbaru dengan paparan Retina lebih seksi berbanding BMW.
Menurut kaji selidik yang dilakukan Zipcar, tiga perempat daripada orang berusia 18-34 tahun kini lebih suka berbelanja online daripada ke kedai. Bila disuruh memilih antara lebih baik kehilangan telefon bimbit atau komputer atau kereta, maka 65 peratus menjawab lebih baik kehilangan kereta.
"Ini adalah generasi Xbox," kata Scott Griffith, bekas ketua eksekutif Zipcar. "Mereka mengatur kehidupan sosial mereka dengan mudah di jalan raya maklumat seperti yang kita lakukan di jalan raya berturap," katanya.
Pada tahun 1983, 69 peratus daripada remaja 17 tahun sudah mempunyai lesen. Angka itu kemudian turun menjadi hanya 46 peratus pada tahun 2010. -detik
[Sumber]

"Aku sentiasa duduk di rumah kecuali untuk latihan bola sepak, dan kemudian ibu atau ayah yang memandu," kata gadis 16 tahun bernama Allison Katz seperti dilapor Detroit News.
Pergeseran budaya di kalangan remaja ini merupakan tinjauan dari teknologi yang membuat remaja berhubung antara satu sama lain dan hal-hal lain tanpa perlu masuk ke kereta.
Bagi remaja terdahulu, memandu adalah bentuk kebebasan kerana boleh pergi ke mana saja dan melaku apa yang di mahukan serta bertemu dengan orang yang dikehendaki. Namun internet telah membuat hal itu tidak perlu dilakukan dengan keluar rumah. Di bilik pun boleh.
"Internet telah membuat kebebasan datang dengan antiklimaks," kata perunding trend marketing dan marketing syarikat perisian HubSpot Lindsey Kirchoff.
Kurangnya minat generasi muda dalam memandu ini akan memberi kesan jangka panjang yang serius untuk jualan automotif di masa depan.
Hal itu memang serius. Sebab, menurut data CNW Research, pemandu berusia 15-20 tahun pada tahun 1985 di Amerika telah menyumbang 3.4 peratus daripada jumlah jualan kereta baru atau kira-kira 500,000 kenderaan. Kini angka itu turun. Pada tahun lalu hanya 2 peratus yang disumbangkan remaja dalam jualan keseluruhan di Amerika atau 300,000 kenderaan.
Dahulu status sosial dilihat dari kereta apa yang digunakan, kini status itu sudah beralih. Bukan lagi membicarakan berapa horsepower yang dimiliki sebuah kereta, tapi berapa gigabite yang dimiliki sebuah alat iPad terbaru dengan paparan Retina lebih seksi berbanding BMW.
Menurut kaji selidik yang dilakukan Zipcar, tiga perempat daripada orang berusia 18-34 tahun kini lebih suka berbelanja online daripada ke kedai. Bila disuruh memilih antara lebih baik kehilangan telefon bimbit atau komputer atau kereta, maka 65 peratus menjawab lebih baik kehilangan kereta.
"Ini adalah generasi Xbox," kata Scott Griffith, bekas ketua eksekutif Zipcar. "Mereka mengatur kehidupan sosial mereka dengan mudah di jalan raya maklumat seperti yang kita lakukan di jalan raya berturap," katanya.
Pada tahun 1983, 69 peratus daripada remaja 17 tahun sudah mempunyai lesen. Angka itu kemudian turun menjadi hanya 46 peratus pada tahun 2010. -detik
[Sumber]
Rabu, 18 Desember 2013
8 Cara Agar Tubuh Lebih Tinggi

Cara ini membuat tinggi tubuh bertambah 5-10 sentimeter secara alami hingga usia 30 tahun.
Banyak referensi mengatakan pertumbuhan tubuh wanita terhenti di usia 18-21 tahun. Tapi tenang, Anda masih memiliki kesempatan menambah tinggi badan di atas usia itu. Caranya, kombinasikan asupan makanan, latihan fisik, dan tidur teratur hingga usia 30 tahun.
Gaya hidup sehat hingga selepas masa remaja, masih memungkinkan seseorang tumbuh paling sedikit 2-4 inci atau 5-10 sentimeter secara alami.
Ada beberapa latihan yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan tinggi badan. Lakukan latihan berikut untuk mendorong pertumbuhan, memperpanjang tulang belakang, meningkatkan fleksibilitas dan memperkuat otot-otot perut:
1. Lari cepat jarak pendek (sprint)
Latihan ini bermanfaat meningkatkan pelepasan hormon pertumbuhan. Penekanan pada otot kaki selama latihan berdampak pada pemanjangan tulang dan otot.
Tetapi jangan terlalu sering melakukannya karena dapat menyebabkan pembengkakan pada otot dan tendon. Sprint dianjurkan pada permukaan alami seperti lantai atau rumput, bukan beton.
2. Menendang
Berdiri dengan kaki lebar dan angkat satu kaki kemudian lakukan tendangan. Ulangi minimal 20 tendangan pada satu kaki dan kemudian beralih ke kaki yang lain. Lakukan latihan ini selama 20 kali, karena dapat memperpanjang tulang kering dan paha.
3. Lompat
Berdirilah di depan bangku atau tangga setinggi kaki. Untuk memulai, lompat dengan satu kaki dalam sepuluh hitungan. Lalu, ulangi dengan kaki lain. Lakukan gerakan melompat hingga tiga kali. Anda bisa beristirahat di sela latihan.
4. Bersepeda
Gerakan mengayuh sepeda membuat jari kaki terus mencapai pedal. Ini merupakan peregangan yang bisa membuat kaki lebih panjang. Lakukanlah selama sekitar 10-15 menit. Anda juga dapat menggunakan sepeda statis atau stationary cycle.
5. Berenang
Olahraga satu ini memang sangat efektif untuk membuat tubuh fit dan lebih fleksibel. Lakukan renang gaya dada dan lakukan minimal 20 menit.
6. Lompat tali
Latihan ini sangat menyenangkan, apalagi jika Anda sambil mendengarkan musik menghentak. Lakukan sebanyak 300 kali setiap hari.
7. Berayun
Gunakan penahan atau ambang pintu yang tinggi. Anda dapat membelinya di toko peralatan olahraga. Awali posisi dengan berdiri lalu biarkan tubuh berayun. Posisi kaki bisa lurus atau ditekuk, buatlah tubuh senyaman mungkin. Lakukan gerakan ini setidaknya 10 kali dalam sehari.
8. Free Hand
Berdirilah tegak dalam ruangan yang luas dan tarik napas dalam-dalam. Angkat tangan letakan di tingkat bahu, lalu dorong tangan sejauh mungkin dan lepaskan napas. Ulangi 8 -10 kali.
Tarik napas dan kembali memosisikan tangan. Lalu, angkat tumit sambil berdiri jinjit, hembuskan napas, ulangi 80-10 kali. Tarik napas dan angkat lengan terentang di atas kepala. Lalu ayunkan ke dalam dengan arah melingkar dan buang napas. Ulangi 80-10 kali.
Pilih latihan yang paling cocok untuk Anda. Tapi harus dilakukan ecara teratur dan konsisten. Cobalah untuk memiliki waktu teratur untuk latihan Anda sehingga Anda dapat merasakan efeknya.
sumber
Langganan:
Postingan (Atom)